Selasa, 05 Juli 2011

Sehatnya Bertelanjang Kaki


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tanpa disadari modernisasi berdampak sangat besar pada cara manusia berjalan dan penggunaan kaki. Jalan-jalan yang tertutup beton juga mengubah permukaan tanah yang semula lembut dan tidak rata menjadi permukaan yang rata dan keras. Kemudian diciptakanlah sepatu. Hal tersebut merupakan langkah terakhir yang memisahkan manusia dengan bumi.
Sebagus apa pun pabrik menciptakan alas kaki, mereka tidak akan pernah bisa membuat alas kaki yang cocok dengan karakteristik kaki manusia. Para ahli bahkan menyebutkan sepatu yang diciptakan di zaman modern ini bukan hanya mengubah bentuk kaki tetapi juga membuat kaki lebih mudah cidera.
Menurut filosofi kuno, aliran energi atau Chi (disebut juga prana) dari bumi bisa kita serap secara otomatis melalui kaki. Dengan berjalan tanpa alas jumlah Chi yang diserap tubuh akan bertambah banyak.
Berjalan kaki tanpa alas merupakan salah satu dari latihan dasar cakra. Hubungan yang kita buat dengan tanah dari setiap jejak langkah membantu menyeimbangkan energi cakra sekaligus menguatkan kaki.
Menyerap energi merupakan salah satu dari sederet manfaat bertelanjang kaki yang perlu Anda ketahui. Untuk mendapatkan manfaat kesehatan berikut, para ahli menyarankan agar kita berjalan kaki di permukaan tanah sedikitnya 3 kali dalam seminggu.
1. Pada musim panas, berjalan tanpa alas kaki memiliki efek mendinginkan tubuh, terutama berjalan menginjak rumput di pagi hari.
2. Saat kaki tidak dibatasi sepatu, kaki akan menghasilkan gerakan yang mengaktifkan otot-otot di kaki sehingga sirkulasi darah ke bagian jantung menjadi lebih lancar. Fungsi sirkulasi yang lancar ini bisa mencegah bekuan darah di kaki, mengurangi stres pada sistem kardiovaskular dan menurunkan tekanan darah.
3. Penggunaan sepatu terus menerus bisa membuat otot-otot kaki menjadi lelah. Biarkan otot kaki menjadi rileks dengan berjalan tanpa alas.
4. Berjalan tanpa alas kaki juga terbukti bisa mengatasi telapak kaki datar.
5. Berjalan kaki tanpa alas juga meningkatkan kontak secara langsung dengan alam. Hal ini bisa berpengaruh pada peningkatan level energi dan mengendurkan ketegangan.
6. Berjalan di permukaan tanah tanpa alas kaki juga membantu menguatkan struktur tulang kaki dan mencegah perubahan bentuk kaki.

Rabu, 08 Juni 2011

Air Mata


Kamu ga akan tau gimana tasanya sebelum kamu jadi aku. Memohon "sesuatu" dengan baik-baik dan akhirnya ditolak hingga mendapat omelan benar-benar seperti akhir !
Aku bukan tipe orang yang suka memberontak (bersnyukurlah dengan itu!) tapi aku hanya akan menangis sendiri di kamar saat malam hari tanpa ada orang yang tau dan begitu oagi datang, itu akan menjadi biasa saja seolah tak ada apapun yang terjadi. Tapi apa kau tau? Sakit hatiku tidak bisa dihilangkan dengan tidur semalam saja. Itu akan berlanjut dan mungkin tidak akan menghiraukanseseorang yang telah membuatku sakit hati hingga beberapa hari.
Apa itu dendam? Aku harap tidak, karena aku hanya sakit hati, tidak lebih.
okay, just it! :)

N.P.: susah mengendalikan emosi dan air mata

Selasa, 31 Mei 2011

My Boy's Too Popular



                Aku menangis tersedu di kamar. Di atas sebuah bantal berbentuk hati berwarna pink lembut pemberian Jonathan, pacar.. eum… mantan pacarku. Ia memberinya saat ulang tahunku yang ke 15. Dan sekarang aku menangis karenanya. Yeah, aku menangis karena seorang cowok yang sudah 2 tahun ini menjadi kekasihku.
                Aku putus dengannya. Sebenarnya terpaksa sekali aku ingin berpisah darinya, karena aku masih sangat mencintainya. Jonathan, atau simplenya Jo, adalah seorang artis muda yang namanya sedang naik daun. Ia banyak mendapat tawaran iklan dan film layar lebar, bahkan ku dengar saat ini ia ditawari untuk bermain dalam sinetron stripping.
                Aku merasa ia berubah. Well, bukan sepenuhnya salahnya. Aku memutuskannya karena para fans fanatiknya itu. Aku tidak sanggup lagi jika harus mendapat telepon misterius, atau kejadian janggal lagi, bahkan surat botol berantai yang berisi ancaman dan hinaan untukku. Sudah cukup.
                Tiga tahun yang lalu, aku kenal dengan Jo di perpustakaan kota. Saat itu aku sedang menekuni novel remaja ketika Jo menghampiriku dan bertanya letak buku sains yang memang terletak berlawanan arah dengan tempatku berada. Buku sains ada di lantai dua, sedangkan lantai tiga ini hanya berisi buku-buku fiksi. Saat itu dia polos sekali sambil menggaruk-garuk kepalanya. Ia kemudian beralih menuju lantai dua dan kembali ke lantai tiga sambil membawa beberapa buku sains. Jo meletakkan buku-buku itu ke mejaku dan tersenyum. Aku memandang heran wajahnya dengan tatapan maksudnya-apa-ini-?.
                Jo menjulurkan tangannya, “Hai, aku Jo. Namamu siapa?”
                Aku membalas uluran tangannya dan memperkenalkan namaku. Ia meminta aku mempersilakannya untuk duduk di sampingku. Aku mengangguk. Setelah selesai membaca novel, aku menuruni tangga dan bersiap pergi. Jo menawariku untuk mengantarku pulang. Sesaat aku ragu apakah harus menerimanya, karena  aku dan dia baru saja berkenalan. Dia berkata cepat dan berjanji tidak akan berbuat macam-macam kepadaku.
                Aku tersenyum mendengar penuturannya itu. Aku mengikutinya. Ia menwarkan untuk pergi ke kafe dekat perpustakaan dan aku membolehkannya. Kami duduk di dekat jendela. Jo orang yang menyenangkan. Ia pandai membuat orang merasa nyaman ketika berada di sampingnya. Kami pun saling bertukar cerita. Di penghujung waktu, aku harus pamit karena harus mengikuti les bahasa asing. Sebelumnya kami bertukar nomor telepon dan email.
                Setelah pertemuan pertama kami itu, kami sering janjian bertemu di perpustakaan atau di kafe biasa. Hampir satu tahun kami kenal, Jo mengajakku pergi ke sebuah restoran. Aku bertanya mengapa ia mengajakku ke restoran, bukan kafe tempat biasa. Jujur, saat itu aku sangat kaget dan senang sekali. Yeah, aku memang mulai menyukai sosok Jo. Dan syukurlah, perasaanku tidak bertepuk sebelah tangan. Di restoran itu dia menyatakan cintanya padaku. Dengan sebuket bunga dan sebuah boneka beruang mini, ia benar-benar mencuri hatiku. Sejak saat itu kami jadian.
                Selang satu setengah tahun, ia memberitahuku akan mengikuti sebuah casting yang mencari bintang iklan laki-laki. Aku membolehkannya. Saat ia diterima casting, Jo langsung mengajakku untuk pergi ke Disneyland. Aku senang sekali. Kami mencoa beberapa permainan dan membeli gula-gula di sana.
                Sebulan berikutnya, ia ditawari untuk bermain film layar lebar sebagai peran pembantu. Aku pun membolehkannya. Aku juga datang ke studio untuk memberinya kue dan segelas teh, untuk menyemangatinya. Rupanya di sana telah berkumpul fans Jo yang ternyata sudah banyak dan… uhm.. kebanyakan dari mereka perempuan. Ada yang memintanya berpoto bersama, minta tanda tangan, dan … WHAT! Mencubit dan mengecup pipi Jo dengan gampangnya. Aku melotot meliha hal itu.
                Aku langsung pamit ingin pulang, padahal Jo baru saja ingin memintaku untuk melihat aksinya. Aku minta maaf padanya dan mengatakan aku sedang tidak enak badan. Jo panik namun aku meyakinkannya jika aku akan selamat sampai rumah. Di luar, aku bertemu dengan seorang gadis cantik, langsing dan tinggi. Sepertinya salah satu pemeran film juga. Dari wajahnya, ia terlihat jutek. Ia bertanya padaku ada hubungan apa aku dengan Jo. Dan dengan lancarnya aku bilang aku adalah kekasih Jo. Ia tertawa, mengejek. Ia malah mengataiku kalau aku tidak pantas sama sekali untuk Jo. Seorang kutu buku mempunyai kekasih seorang bintang yang tampan. Aku kesal. Aku langsung berlari pulang.
                Malamnya, Jo tidak sekaipun menghubungiku. Tidak menelepon ataupun mengirim SMS. Aku makin kesal. Esoknya ia berada di depan rumahku. Hari itu hujan dan Jo terlihat benar-benar basah. Aku mempersilakannya masuk dan memberinya pakaian hangat milik Edward, kakakku. Ia meminta maaf karena kemarin tidak mengantarku pulang, juga tidak memberi kabar sama sekali malamnya. Sangat sibuk, katanya. Aku memakluminya.
                Aku mengajaknya pergi ke perpustakaan besok, namun ia harus menyelesaikan filmnya. Aku kecewa, namun ia mengatakan aku boleh melihatnya. Aku juga bercerita bagaimana kesal dan cemburunya aku melihatnya dengan para fansnya. Ia tertawa kecil dan meminta maaf. Jo mengatakan jika para fans memang kadang terlalu over. Selama belum ada yang mencium bibir, tidak masalah kan, ucapnya. Aku tertunduk. Jo mulau berubah, pikirku.
                Melihat gelagatku yang aneh, ia mengecup pipiku dan memelukku. Ia mengatakan kalau ia tidak akan pernah berpaling ke gadis manapun. Hatinya telah terpaut padaku. Wajahku bersemu. Detik selanjutnya, aku merasakan bibirnya menempel di bibirku. Tidak lama, karena setelahnya telepon genggamnya berdering dan mengatakan ia harus segera tiba ke lokasi syuting. Aku melepasnya. Ia berganti pakaian dan langsung pergi setelah pamit denganku.
                Malamnya, aku mendapat telepon misterius. Suaranya serak sehingga aku tidak mengenal suara milik perempuan atau laki-laki. Yang jelas, ia berkata bahwa aku harus menjauhi Jo. Jika tidak, maka aku akan menyesal karena Jo mempunyai rahasia yang pasti akan membuatku menderita. Aku langsung membanting gagang telepon itu.
                Esoknya aku pergi ke studio untuk melihat peran akting Jo. Ia tak mengetahui aku akan datang. Rencananya aku akan memberinya surprise. Tapi ternyata, dialah yang sebenarnya memberiku surprise lewat adegannya di film. Tampak jelas di mataku, bibir Jo menempel di bibir seorang gadisyang kutemui kemarin! Jo tampak sangat menikmatinya. Aku shock. Tak lama, sang sutradara berseru”CUT!”. Ia sepertinya senang dengan adegan tadi. Aku berdiri mematung di balik kamera di sudut ruangan. Tasku jatuh dan menimbulkan suara yang lumayan berisik. Seluruh ruangan menatapku, include Jo. Dari air mukanya terlihat ia sangat kaget. Ia mendatangiku dan berusaha memberikan penjelasan, namun ku tepis dengan kasar.
                Aku memakinya dan pergi meninggalkannya. Ia berteriak ke arahku, aku mengabaikannya. Aku sakit, sakit hati. Sesampainya di rumah, aku mendapati sebuah botol minuman kosong. Di dalamnya terdapat sepucuk surat. Aku mengeluarkannya. Tercekat aku membacanya.
"KAU SAMA SEKALI BUKAN ORANG YANG PANTAS MENDAMPINGI JO!"
                Keesokan harinya, beberapa perempuan berada di depan pagar rumahku saat aku baru saja keluar dari rumah dan ingin pergi ke perpustakaan kota. Beberapa dari mereka membicarakan sesuatu, ada yang menatapku sinis. Sekilas aku dengar mereka membicarakan Jo. Kemudian salah satu dari mereka menghampiriku. Ia mengatakan bahwa aku sama sekali tidak serasi dengan Jo. Jo sangat sempurna tidak mungkin mau denganku yang hanya kutu buku.
                Aku bergegas pergi ke perpustakaan. Tidak tahan dengan semua hinaan mereka. Aku sedih. Di perpustakaan aku memilih duduk di pojok ruangan dan menghadap dinding. Aku menangis di sana. Bacaan yang aku pegang juga tak satu kata pun masuk di otakku. Aku kembali membuka surat botol yang memang ku bawa di dalam tasku. Semuanya karena Jo. Aku tidak sangup lagi bila aku harus menghadapi semua cobaan ini. Mungkin yang mereka katakana benar. AkuRegina Athalya, tidak pantas mendapat seorang kekasih seperti Jonathan. Ia terlalu sempurna. Seorang artis tidak akan pernah cocok dengan seorang kutu buku.
                Seseorang dari belakang mengambil kertas yang aku pegang. Jo.
                “Rupanya kamu di sini? Aku tadi mencarimu di rumah. Katanya kau pergi ke perpustakaan,” ucapnya. Ia membaca surat itu. Raut wajahnya tegang. Aku mengambilnya kembali. Dan mengatakan pada Jo, ku akhiri hubungan kami dengan alasan yang cukup kuat. Setelah itu aku berlari meninggalkan Jo yang berdiri mematung.
                Seharian ini aku menangis di kamar. Mengingat semua kenangan bersama Jo. Sarapan yang berada di hadapanku puntak kuhabiskan, padahal itu adalah makanan favoritku. Aku beranjak menuju layar televisi dan menyetel sebuah acara reality show. Mataku terpaut pada seseorang di sana. Jonathan Earst.
                “… Aku bukan orang yang sempurna. Karena tanpa kehadiranmu, jiwaku tak akan pernah utuh. Maaf kalau selama ini aku membuatmu sedih dan sakit hati. Aku pikir, dengan aku menjadi seperti aku yang sekarang ini, kau akan selalu melihatku saat aku tak bisa menemanimu. Semuanya sudah aku ketahui dan aku sudah memberitahu mereka bahwa kau akan tetap selalu menjadi kekasihku. Aku tidak peduli apakah kau seorang kutu buku sekali pun. Bagiku, kau tetap menjadi Regina Athalya, Regina yang aku cintai sampai kapan pun. Kalau kau mendengar dan melihat tayangan ini, aku ingin kamu keluar dari rumahmu dan sambutlah aku di luar…”
                Jo menyatakan cintanya di televisi!!! Dan.. hei! Latar belakang itu seperti aku kenal. That’s my home! Aku segera membuka pintu dan ku dapati Jo berada di saa memegang sebuah mikropon sedang disorot oleh beberapa kamera. Aku tercengang. Ku lirik lagi di tivi, siaran langsung! Jadi rumahku sedang ditonton oleh khalayak ramai?
                “Regina Athalya, aku tidak sanggup berpisah terlalu lama darimu. Aku tidak mau  kehilangan dirimu lagi. Jadi untuk detik ini juga, maukah kau kembali ke dalam pelukanku? Aku janji aku akan selalu membahagiakanmu,” tutup Jo.
                Aku terharu. Kemudian berlari menuju ke tempat Jo berada. Memeluknya seerat mungkin. Seorang narator kemudian bercuap-cuap di mikropon untuk menutup acara. Samar ku dengar ia menyebutkan ‘happy ending’. Aku bahagia sekali. Jo memang sempurna di mataku. Ia sangat romantis.
                Aku menyadari sesuatu. Cinta akan selalu ada. Sebanyak apapun rintangan, jika kita mau berusaha untuk menghadapinya maka ia akan berakhir dengan indah. Selanjutnya, jo semakin terkenal dengan tayangan realty show ini. Namun ia sangat meminta maaf karena ia harus meninggalkan perannyaseluruh perannya di dunia akting dan menjadi Jo yang biasa saja. Aku menangis saat itu. Ia melakukannya untukku?
                Satu bulan kemudian, Jo kembali menjalani rutinitasnya yang lama. Ia melanjutkan studinya di universitas. Fans fanatik Jo memang masih ada, walaupun ia bukan sebagai artis lagi. Aku tidak keberatan jika mereka belum rela sosok Jo hilang dari layar kaca. Karena nanti pasti ada saatnya semua itu berakhir. Dan tebak! Setiap hari, kami menghabiskan waku di perpustakaan dan kafe biasa. Aku senang, Jo sekarang kembali menjadi Jo-ku yang dulu. Karena ia akan selalu ada untukku.
                I love you, Jo…

Benarkah MSG Menambah Berat Badan?


TRIBUNNEWS.COM - Penelitian mengungkap penyedap rasa atau monosodium glutamat (MSG  juga dapat meningkatkan lingkar pinggang. Para peneliti menemukan bahwa orang yang makan MSG lebih lebih mungkin kelebihan berat badan atau obesitas.Hubungan antara asupan MSG tinggi dan kelebihan berat badan setelah para peneliti menghitung jumlah kalori orang makan. Ka Dia, seorang ahli nutrisi di University of North Carolina, Chapel Hill, yang memimpin penelitian, mengatakan bahwa walaupun risiko kenaikan berat badan disebabkan MSG merupakan implikasi bagi kesehatan masyarakat yang besar.
"Semua orang yang kelebihan berat badan mengonsumsi MSG," katanya seperti dilansir dari Reuters.
MSG merupakan salah satu aditif yang paling banyak digunakan pada makanan. Meskipun cenderung lebih populer di negara-negara Asia, MSG ternyata juga digunakan di Amerika. Di negeri paman Sam ini MSG ditemukan dalam makanan olahan, seperti sup kalengan.
Asupan sehari-hari MSG di Amerika diperkirakan hanya sekitar setengah gram. Sementara Jepang dan Korea diperkirakan konsumsi MSG rata-rata 10 gram per hari.
Meski MSG dianggap aman, beberapa orang mengeluh sakit kepala, mual dan reaksi buruk lainnya.
Beberapa studi telah meneliti hubungan potensial antara MSG dan berat badan, dengan hasil yang bertentangan. Para ilmuwan telah berspekulasi bahwa orang dapat makan porsi besar makanan dengan MSG karena hanya selera yang lebih baik. Bukti lain menunjukkan bahwa MSG bisa mengganggu sinyal sistem dalam tubuh yang mengatur nafsu makan.
Dalam penelitian terbaru, yang diterbitkan di American Journal of Clinical Nutrition, para peneliti mengukur asupan MSG langsung. Ditemukan, pria dan wanita yang makan MSG rata-rata 5 gram per hari adalah sekitar 30 persen lebih cenderung menjadi kelebihan berat badan. Jika dibandingkan mereka yang mengonsumsinya sedikit yakni kurang dari satu gram-setengah hari ditemykan mereka tidak termasuk orang yang kelebihan berat badan.
Bagaimana sesungguhnya hubungan antara MSG dan berat badan?Dimungkinkan ada hubungannya dengan hormon leptin, yang mengatur nafsu makan dan metabolisme. Ditemukan bahwa orang yang mengkonsumsi MSG lebih menghasilkan leptin lebih.
"Konsumsi MSG dapat menyebabkan resistensi leptin, sehingga tubuh tidak mendapatkan proses energi yang diterimanya dari makanan. Jadi, mengapa orang-orang yang makan MSG lebih bertambah berat badan terlepas dari berapa banyak kalori yang mereka konsumsi.
Pendapat ini masih juga diperdebatkan. Ivan E. de Araujo, sebuah Universitas Yale neurobiologi yang telah mempelajari dampak MSG terhadap leptin, tidak yakin dengan temuan baru.
Leptin dilepas oleh sel lemak, sehingga berat badan orang yang mereka memiliki leptin lebih dalam darah mereka, kata Araujo. Pengaruh MSG pada tingkat leptin, kemudian, hanya mungkin merupakan cerminan dari massa tubuh tumbuh.

Memilih Gaun Pesta yang Memukau


Akhir tahun pelajaran telah datang. Biasanya sekolah-sekolah mengadakan pesta perpisahan atau lebih dikenal dengan istilah prom night.
Pesta itu biasanya mengharuskan anak gadis mengenakan gaun pesta yang cantik. Berikut kiat dari Sheknows yang dapat membantu si kecil dalam memilih gaunnya.
Sesuaikan dengan karakter anak
Anak gadis memiliki karakter yang berbeda-beda. Ada yang feminin, tomboi, pemalu dan sebagainya. Jangan memaksakan satu model yang Anda sukai kepadanya. Sebaliknya, pilihlah yang sesuai dengan karakter si anak. Jangan sampai anak Anda merasa tak nyaman selama pesta.
Sesuaikan dengan bentuk tubuh anak
Jangan lupa untuk menyesuaikan gaun pilihan dengan bentuk tubuh anak Anda. Pastikan gaun yang dipilih membuatnya nyaman dan merasa cantik. Tak ada salahnya untuk mengambil foto gaun tiap anak Anda mencobanya. Kalian berdua kemudian bisa membandingkan penampilan anak dengan foto tersebut dan memilih yang terbaik.
Datangi beberapa toko
Saat memilih gaun pesta, jangan terburu-buru. Datangilah beberapa toko untuk membandingkan model juga harga. Pastikan anak Anda mendapatkan yang terbaik.
Jika seluruh toko sudah Anda datangi, namun belum ada gaun yang cocok, Anda bisa pergi ke tukang jahit langganan dan membuat gaun sesuai keinginan anak. Ukurannya pun bisa sangat pas di tubuh. Tapi ingat, berilah waktu cukup kepada si tukang jahit. Paling tidak persiapkan bahan sebulan sebelum hari-H agar hasil jahitannya juga maksimal.
Selamat mencoba!

Stres Melemahkan Daya Tahan Tubuh


TRIBUNNEWS.COM - Di dalam dunia yang kompetitif ini, kita cenderung lebih mementingkan hal-hal yang dapat diukur dengan prestasi dan penghasilan. Tak heran jika hampir setiap hari kita bergelut dengan stres, meski faktanya stres akan merugikan tubuh. Berbagai studi menunjukkan stres terkait dengan berbagai penyakit orang modern, seperti jantung, tekanan darah tinggi, stroke, kanker, dan penyakit lain, termasuk impotensi.
Dalam riset terbaru ditunjukkan saat stres sistem saraf simpatetik akan mengeluarkan gelombang norepinephrine, yang merupakan respon melawan atau menghindar (flight or fight). Sementara itu bagian otak pituitari akan melepaskan hormon kortisol yang membanjiri aliran darah.
Pada dasarnya respon stres ini bertujuan untuk membuat kita siaga. Saat merasakan ada bahaya akan datang, misalnya ada mobil akan menabrak, tubuh akan melepaskan hormon stres sehingga kita lebih siaga, lebih gesit dan memiliki reaksi cepat sehingga kita bisa menghindar dari bahaya.
Tetapi tubuh tidak bisa membedakan ancaman fisik dan mental. Respon tubuh pada stres itu tidak banyak berguna saat kita mengalami tekanan mental. Sehingga saat kita panik dikejar deadline, reaksi tubuh akan sama seperti saat kita akan tertabrak mobil itu. Bila terjadi terus menerus, hal ini akan mulai menimbulkan masalah.
"Pada semua makhluk di planet ini, stres adalah krisis jangka pendek dengan respon menghadapi atau menghindarinya. Namun sebagai manusia saat kita duduk kita juga sedang didera oleh berbagai hal yang menimbulkan stres dan ini berlangsung hampir setiap hari," kata Robert Sapolsky, ahli neurologi dan penulis buku Why Zebras Dont Get Ulcers ini.
Ketika sistem tubuh terus menerus menghadapi reaksi stres yang timbul-hilang berulang kali, terkadang sistem kontrol menjadi tak terkendali.
"Sistem regulasi tubuh menjadi rusak. Pada awalnya hal ini akan membuat orang menjadi super reaktif pada insiden stres, tetapi terkadang setelah sekian lama sistem saraf menjadi kelelahan dan tidak mampu memberi respon dengan baik lagi," kata Nim Tottenham, psikolog.
Itu sebabnya "tentara" penjaga sistem imun menjadi lemah, sehingga virus atau bakteri dapat menyerang tubuh tanpa perlawanan.

Anak Bau Mulut, Normalkah?


TRIBUNNEWS.COM - Bau mulut selama ini memang identik dengan masalah orang dewasa, sehingga banyak orangtua yang kaget saat mencium bau tidak sedap dari mulut malaikat kecilnya. Banyak sekali faktor yang menyebabkan napas berbau tak sedap. Namun pada anak-anak, napas berbau pada umumnya tidak berkaitan dengan penyakit serius. Penelitian tahun 1999 yang dimuat dalam Journal of Pediatrics menyebutkan, bau mulut pada anak mayoritas berasal dari masalah di dalam rongga mulut itu sendiri atau berkaitan dengan rongga hidung.
Penyebab utama bau mulut adalah karena kebersihan gigi yang buruk. Pembusukan sisa makanan oleh bakteri akan menghasilkan sulfur yang menguap. Mulut kering saat tidur, serta sisa makanan di sela gigi atau sekitar amandel yang mengendap juga bisa terurai menjadi produk yang menghasilkan bau.
Gigi berlubang juga dapat memicu bau mulut. Bila lubang gigi belum mengenai akar gigi biasanya anak belum merasakan nyeri, namun seringkali sudah menyebabkan bau mulut.
Faktor lain adalah penyakit sinusitis akut dan kronik. Pada kasus ini, bau mulut bukan satu-satunya gejala. Sinusitis pada umumnya diikuti dengan batuk, demam, atau pembengkakan di rongga hidung. Bau mulut juga bisa menandakan adanya infeksi tenggorokan.
Untuk mencegah bau mulut, biasakan anak menyikat giginya secara rutin pada pagi dan malam hari. Minum banyak air putih agar mulut lembab juga membantu. Periksakan gigi anak ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali untuk mendeteksi adanya lubang atau gangguan lain pada gigi.